ATRAKSI BELADIRI DAN DRAMA TEATRIKAL RAMAIKAN HUT TNI KE-70
10/13/2015
0
komentar
Upacara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Prov. Malut, Kapolda Malut Brigjen TNI Zulkarnaen,Kabinda Malut Laksda TNI Eden Gunawan, Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Syafrial, psc, Kajati, Dansat Brimobda Malut, Pj. Walikota Ternate, Walikota Tidore, Pj. Bupati Haltim, Jogugu Kesultanan Ternate dan tamu undangan. Gubernur Maluku membacakan Amanat Presiden Republik Indonesia pada peringatan HUT TNI Ke-70 yang dipusatkan pada skala Nasional di Pantai Indah Cilegon Jawa Barat yang berisi tentang keseriusan pemerintah dalam memperkuat postur TNI hingga dapat memenuhi kriteria minimal dalam pertahanan dengan melengkapi Alutsista canggih serta meningkatkan kemampuan personel dan mensejahterakan anggota TNI dan keluarganya. TNI dan Rakyat merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena TNI dilahirkan dari rahim rakyat.
Usai pelaksanaan Upacara masyarakat disuguhkan penampilan ciamik Tarian Soya-Soya yang dibawakan pelajar SMP Se-Kota Ternate kemudian dilanjutkan atraksi bela diri Yong Moo Do sebagai bela diri yang wajib dikuasai seluruh Prajurit, mulai dari gerakan dasar, Bantingan, Kuncian hingga aksi Fighting tangan kosong 1 lawan 1, 1 lawan 4, 1 lawan 5 serta 2 lawan 10. Para penonton dibuat berdecak kagum atas kemahiran-kemahiran Prajurit memperagakan jurus-jurus dan kemampuan bela diri Prajurit yang ekstrim dan berbahaya.
Belum usai rasa kagum masyarakat kembali dikejutkan dengan masuknya Replika Perahu yang ditumpangi seseorang menggunakan Pakaian khas Pelaut Portugis lengkap dengan pasukan bersenjata, rupanya pertunjukan tersebut merupakan bagian pembukaan penampilan Sosiodrama/Teatrikal yang menggambarkan suatu kejadian 504 tahun yang lalu tepatnya pada Tahun 1511 Abad ke-15, tentang kedatangan pertamakali Bangsa Portugis ke Tanah Maluku Utara khususnya di Ternate, digambarkan pihak Portugis secara licik melakukan kolonialisme dan monopoli perdagangan rempah serta melakukan penghianatan kepada Kesultanan Ternate hingga terbunuhnya Sultan Khairun dan menyulut kemarahan serta perlawanan rakyat dibawah pimpinan Sultan Babullah dan berhasil mengusir bangsa Portugis dari tanah Maluku.
Ditempat yang sama salah seorang masyarakat An. Nurdin Hi Ahmad warga Kalumata yang menyaksikan secara langsung acara puncak perayaan HUT TNI Ke-70 mengaku senang dan bangga usai menyaksikan berbagai pertunjukan yang disuguhkan oleh pihak TNI “Torang sangaja dating kamari untuk liat upacara, rupanya ada berbagai pertunjukan soya-soya, atraksi bela diri dan pertunjukan Drama” Ujar Nurdin, yang bersangkutan mengaku tidak berhenti berdecak kagum dan tepuk tangan melihat aksi-aksi Prajurit yang memperagakan gerakan Beladiri, selain itu yang bersangkutan senang atas penampilan teatrikal yang menggambarkan sejarah Maluku Utara sehingga memberikan pendidikan sendiri kepada masyarakat tentang keberanian para pendahulu dalam mengusir Penjajah dari bumi Moloko Kie Raha. (Penrem 152/Babullah)
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: ATRAKSI BELADIRI DAN DRAMA TEATRIKAL RAMAIKAN HUT TNI KE-70
Ditulis oleh Korem 152 Baabullah
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://wartakorem152.blogspot.com/2015/10/atraksi-beladiri-dan-drama-teatrikal.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh Korem 152 Baabullah
Rating Blog 5 dari 5

0 komentar:
Posting Komentar