Korem 152/Babullah bantu evakuasi korban erupsi Gn. Gamalama.
Ternate (18/07), Pemerintah Kota Ternate, TNI, Polri dan Basarda Malut beserta unsur terkait menggelar evakuasi masyarakat yang terkena dampak Gn. Gamalama yaitu di Kelurahan Takome, Togafo dan Lotto. Proses evakuasi melibatkan 200 personel gabungan TNI, Polri, Tagana, Basarda, Dinas Sosial dan para relawan serta menurunkan 15 Mobil Truck.
Proses evakuasi diawali dengan rapat koordinasi lintas sektoral bertempat di executive room kantor Walikota Ternate, dalam rapat yang dipimpin oleh Walikota Ternate Dr. H. Burhan Abdurahman, SH, MM mendengarkan pendapat serta laporan dari instansi terkait seperti BMVBG, BNPBD serta saran dari para stake holder perihal langkah selanjutnya yang perlu diambil, berdasarkan hasil rapat disimpulkan bahwa saat ini Gn. Gamalama berada pada Level Siaga 2, masyarakat akan dievakuasi diprioritaskan para anak-anak, lansia dan para ibu, menyiapkan tempat evakuasi di beberapa titik dengan menghitung prakiraan cuaca sehingga tempat penampungan tersebut tidak terkena dampak susulan, menyiapkan konsumsi serta sarana dan prasarana pendukung dan memerintahkan Lurah di 3 kelurahan tersebut untuk mendata warga yang akan diungsikan termasuk jumlah, usia, jenis kelamin dan hal-hal yang lebih mendetail.
Walikota menetapkan status Siaga Darurat selama 14 hari untuk penanganan erupsi Gn. Gamalama, selanjutnya diambil keputusan bahwa masyarakat di 3 kelurahan akan dilakukan evakuasi dengan sistem prioritas sesuai kondisi dilapangan untuk menghindari agar masyarakat terkena penyakit seperti ispa. Adapun lokasi evakuasi ditentukan antara lain SMKN, Kompleks Lanal Ternate, SKB dan Aula Dinas Perikanan. Pukul 16.25 WIT tim evakuasi bertolak menuju ke lokasi bencana, setiba disana tim segera melakukan evakuasi diprioritaskan anak-anak, wanita dan lansia seiring aktivitas vulkanik yang terus berlangsung. Evakuasi ditinjau langsung oleh Walikota, Wakil Walikota, Dandim 1501/Ternate dan Danlanal Ternate.
Korem 152/Babullah beserta jajaran menerjunkan 120 personel gabungan dan 4 unit truck. Dalam keterangannya Kasiops Rem Letkol Inf Roynald Sumendap mengatakan bahwa kegiatan evakuasi ini sesuai dengan tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diantaranya adalah operasi penanggulangan bencana, sesuai instruksi Danrem 152/Babullah bahwa Korem beserta jajaran membackup pemkot untuk membantu masyarakat yang terkena bencana.
Hal serupa disampaikan Mahmud salah satu tokoh masyarakat Kel. Lotto mengucapkan terimakasih kepada unsur TNI, Polri dan pemerintah atas perhatian dan tindakan nyata membantu masyarakat yang terkena musibah bencana alam, dengan mengungsikan ke tempat yang lebih aman sehingga masyarakat tidak menjadi was-was sewaktu-waktu aktifitas Gn. Gamalama dapat meningkat. (WK)
Ditulis oleh Korem 152 Baabullah
Rating Blog 5 dari 5
0 komentar:
Posting Komentar